Menghitung Kebutuhan Benih Kedelai (Glycine Max)




Dalam menghitung kebutuhan benih kedelai untuk penanaman tergantung dari jarak tanam, jumlah benih per lubang tanam, dan perkiraan daya tumbuh benih kedelai. Mengingat prosentasi daya tumbuh sangat berpengaruh maka pilihlah benih kacng tanah yang berkualitas dan dari produsen yang terpercaya.
Untuk menghitung kebutuhan benih kedelai secara sederhana adalah sebagai berikut:

Bila kita ketahui :
1.      Jarak tanam kedelai 40 cm x 25 cm.
2.      Daya tumbuh benih kedelai tersebut 85%, tentukan:
Dari data diatas bisa kita hitung:
A.      Jumlah butir benih yang diperlukan untuk luas 1 hektar bila ditanam 2 butir benih per lubang tanam.
B.      Apabila kita ketahui bobot 1000 butir benih kedelai adalah 150 g, tentukan bobot benih yang dibutuhkan untuk luas 1 hektar
Penyelesaiannya adalah sebagai berikut:

A. Kita hitung lubang tanam dengan cara mengalikan jumlah baris dan jumlah lubang
dalam baris:
jumlah baris tanaman = (100/0,4 + 1) = 251 baris
jumlah lubang dalam baris = (100/0,25+1) = 401 lubang.
Jumlah lubang tanam dalam 1 hektar adalah = 251 x 401 = 100.651 lubang tanam.

Kemudian kita hitung jumlah benih dengan mengalikan jumlah lubang tanam dengan jumlah
benih yang ditanam per lubang yaitu = 100.651 x 2 butir = 201.302 butir.

Selanjutnya kita kalikan kebutuhan benih tersebut dengan memperhitungkan daya tumbuhnya.
Dengan demikian kebutuhan benih per hektar menjadi = 201.302 * 100/85 = 236.826 butir.

B. Benih kedelai yang dibutuhkan untuk 1 hektar yaitu:
= 236.826/1000 * 150 g = 35.523 g = 35,6 kg per hektar


Benih kedelai varietas wilis klik disini
Benih kedelai varietas anjasmoro klik disini
Benih kacang tanah varietas gajah klik disini
Benih kacang tanah varietas garuda klik disini   
Bibit benih bawang merah varietas bauji klik disini 
Bibit benih bawang merah varietas tajuk klik disini
No comments

No comments :

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan