Varietas Bibit Benih Kacang Tanah Pilihan




Varietas kacang tanah yang ada di Indonesia sangat bermacam-macam, baik varietas lokal maupun varietas unggul yang umum ditanam adalah tipe Spanish yang bercirikan polong berbiji 1-2. Selain itu, juga masih ada kacang tanah yang ditanam dengan tipe Valencia yang dicirikan dari polong berbiji 3-4. Sementara di daerah subtropis kebanyakan termasuk tipe Virginia. Warna ginofor tipe Spanish adalah ungu, dan warna biji rose, ukuran polong sedang, dengan guratan pada polong nyata, berpelatuk atau paruh, dan agak berpinggang. 
Kacang tanah tipe Valencia seperti Singa, Badak, Sima, dan Zebra, sedangkan kacang tanah tipe Spanish seperti Jerapah dan Bison. Jerapah dan Bison teridentifikasi toleran terhadap kekeringan pada stadia perkecambahan dan reproduktif. Varietas Singa, Turangga, Gajah dan Landak teridentifikasi toleran pada lahan masam dengan kandungan Al tinggi. Varietas Gajah, Banteng, Tapir, Kidang, Tupai, Domba, Mahesa, Panter, Kancil, Anoa, Tuban menunjukkan tahan terhadap penyakit layu bakteri.
Perbedaan morfologi diantara tipe kacang tanah menentukan produktivitas yang dicapai. Sementara perbedaan cara budidaya juga menentukan potensi hasil. Sebagai contoh, budi daya kacang tanah antara Indonesia dan Amerika Serikat memperlihatkan bahwa potensi hasil di daerah subtropis lebih tinggi disbanding daerah tropis. Di samping itu, periode tumbuh di daerah subtropis lebih panjang (dapat mencapai 4-5 bulan) sedangkan di daerah tropis hanya 3.0-3.5 bulan.
Perbedaan morfologi ukuran polong atau biji dapat dengan mudah dibedakan secara visual, polong atau biji besar juga relatif mudah diwariskan kepada keturunannya. Rata-rata panjang polong varietas Gajah adalah 26.21 mm, lebar biji varietas Gajah adalah 5.78 mm, bobot 10 biji varietas Gajah adalah 1.47 g.
Kacang tanah varietas Bima dan Kancil relatif genjah, dapat dipanen pada umur 90-95 hari. Hasil varietas Kancil 1.3-1.4 ton/ha sedangkan hasil varietas Bima 1.6-2.5 ton/ha. Varietas Sima dan Turangga masing-masing dapat berproduksi rata-rata 2 ton/ha dengan umur panen 100-110 hari. Kempat varietas unggul kacang tanah tersebut tergolong tahan terhadap penyakit layu. Varietas Jerapah memiliki rata-rata jumlah polong isi sebesar 18.93 tetapi tidak berbeda dengan varietas Lokal Sidoarjo, Kancil, Lokal Pati, Lokal Tuban dan Lokal Blora, sedangkan jumlah polong terkecil ditunjukkan varietas Singa sebanyak 11.87. Namun, varietas Singa memberikan hasil polong basah tertinggi (3,375 kg/ha) dan berbeda nyata dengan varietas lain yang diuji. Hasil polong terendah adalah varietas Bison mencapai 1,620 kg/ha. Demikian pula bobot brangkasan varietas Singa memberikan hasil tertinggi dan berbeda nyata dibanding varitas lain, yaitu sebesar 9,540 kg/ha.


Dalam menghitung kebutuhan benih kacang tanah untuk penanaman tergantung dari jarak tanam, jumlah benih per lubang tanam, dan perkiraan daya tumbuh benih kacang tanah. Mengingat prosentasi daya tumbuh sangat berpengaruh maka pilihlah benih kacng tanah yang berkualitas dan dari produsen yang terpercaya.

Untuk menghitung kebutuhan benih kacang tanah secara sederhana adalah sebagai berikut:

Bila kita ketahui :
1. Jarak tanam kacang tanah 30 cm x 20 cm.
2. Daya tumbuh benih kacang tanah tersebut 85%, tentukan:
Dari data diatas bisa kita hitung:
A. Jumlah butir benih yang diperlukan untuk luas 1 hektar bila ditanam 1 butir benih per lubang tanam.
B. Apabila kita ketahui bobot 1000 butir benih kacang tanah adalah 300 g, tentukan bobot benih yang dibutuhkan untuk luas 1 hektar
Penyelesaiannya adalah sebagai berikut:
 
A. Kita hitung lubang tanam dengan cara mengalikan jumlah baris dan jumlah lubang
dalam baris:
jumlah baris tanaman = (100/0,3 + 1) = 444 baris
jumlah lubang dalam baris = (100/0,2+1) = 501 lubang.
Jumlah lubang tanam dalam 1 hektar adalah = 444 x 501 = 222.444 lubang tanam.

Kemudian kita hitung jumlah benih dengan mengalikan jumlah lubang tanam dengan jumlah
benih yang ditanam per lubang yaitu = 222.444 x 1 butir = 222.444 butir.

Selanjutnya kita kalikan kebutuhan benih tersebut dengan memperhitungkan daya tumbuhnya.
Dengan demikian kebutuhan benih per hektar menjadi = 222.444 * 100/85 = 261.699 butir.
B. Benih kacang tanah yang dibutuhkan untuk 1 hektar yaitu:
= 261.699/1000 * 300 g = 78.509 g = 78,5 kg per hektar

Benih kedelai varietas wilis klik disini
Benih kedelai varietas anjasmoro klik disini
Benih kacang tanah varietas gajah klik disini
Benih kacang tanah varietas garuda klik disini   
Bibit benih bawang merah varietas bauji klik disini 
Bibit benih bawang merah varietas tajuk klik disini
 
No comments

No comments :

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan